5 Hal Yang Perlu Diperhatikan Ban Mobil Anda

Permukaan ban mobil secara bertahap akan luntur setiap kali digunakan. Akibatnya, bingkai akan memudar untuk jangka waktu tertentu, sehingga tidak dapat digunakan. Kerusakan yang paling umum adalah ban botak atau ban botak.

Namun, masalahnya adalah bahwa beberapa orang tidak tahu berapa lama ban akan bertahan sebelum diganti. Faktanya, peran ban kebotakan ini menimbulkan risiko besar bagi keselamatan pengemudi terutama untuk mobil yang digunakan oleh rental mobil jakarta yang dimana harus selalu dalam kodisi yang baik.

Hal ini sangat berbahaya jika kendaraan rental mobil jakarta sedang digunakan untuk mengantar penumpang atau di sewa oleh mereka yang hendak berpergian. Sebaiknya ban perlu di periksa terlebih dahulu dan apabila memang sudah tidak layak sebaiknya diganti

Efek ban gundul pada mobil

Ada lekukan di permukaan ban yang disebut pelek. Fungsi tapak adalah untuk mengontrol jalan. Ini akan memastikan bahwa jalan tidak tergelincir saat roda tergelincir. Jika bingkai botak, jalurnya hilang. Alhasil, grip ban di permukaan jalan berkurang.

Ini memiliki beberapa konsekuensi:

Risiko tergelincir saat pengereman

Sulit mengendarai mobil di jalan basah

Sulit mengendarai mobil saat mengemudi

Ban mobil cenderung bocor

Pada artikel sebelumnya, kita membahas usia ban mobil, yang bisa mencapai 10 tahun.

Namun, era ini tidak dapat digunakan sebagai standar untuk semua ban. Faktor eksternal adalah alasan utama mengapa Anda benar-benar mengganti ban. Artinya, jika ban masih relatif baru, tetapi ada tanda-tanda kerusakan ban, ban harus diganti.

Selanjutnya, karakteristik ban rusak apa yang harus diganti? Lihat di bawah.

Karakteristik ban yang lemah perlu diganti

5 tanda biasanya ditampilkan ketika ban mobil tidak cocok. Lebih penting

READ  Mobile Legend 3000 Diamond X1

1. Mengurangi kedalaman tapak ban

Tapak adalah alur atau garis pada permukaan bingkai. Fungsi tapak adalah untuk memungkinkan ban menahan jalan tanpa tergelincir seperti cengkeraman ban di jalan.

Namun, saat mengemudi, jika roda berputar atau rem diterapkan, permukaan ban bisa membalik permukaan jalan. Dampaknya pada permukaan ban aus dan mengurangi kedalaman tapak.

Kedalaman telapak minimum menunjukkan kedalaman saat menyentuh nilai kurang dari 1,6 mm. Untuk mengetahuinya, Anda perlu mengukur kedalaman ban menggunakan pengukur roda tiga atau jangka sorong. Namun, jika Anda tidak memiliki alat ini, Anda dapat melanjutkan ke fitur berikutnya.

2. TWI sudah mulai muncul

TWI (Tread Wear Indicator) adalah indikator yang digunakan untuk menentukan apakah kedalaman tapak normal atau sangat rendah tanpa melakukan pengukuran apa pun.

Bentuk TWI menyerupai gundukan karet di lekukan tapak. Jika ban baru, TWI akan tenggelam ke lekukan tapak, tetapi jika TWI mulai meratakan permukaan ban, kedalaman tapak ban penting dan ban harus segera diganti. Ada sebuah tanda.

3. Ban samping pecah-pecah

Tidak semua fitur yang membutuhkan penggantian ban ada di permukaan ban jika terkena aspal. Anda juga perlu memperhatikan sisi-sisi bingkai. Gejala-gejala seperti retakan pada sisi ban menunjukkan bahwa kondisi ban mulai menjadi rapuh, yang kemungkinan akan menyebabkan ledakan.

Karena itu, jika terjadi keretakan di sisi ban, ban harus segera diganti.

4. Ada gerinda di permukaan ban

Benjolan (gelembung) dapat muncul di permukaan ban, terutama di sisi ban, yang dapat disebabkan oleh berbagai alasan. Faktor eksternal, seperti kondisi jalan dan noda kimia, juga dapat menyebabkan ketinggian permukaan ban meningkat.

Tentu saja, kerusakan ini mengindikasikan masalah dengan ban. Karena ban melambung, tekanan pada ban meningkat dan ada risiko ban akan meledak saat terkena benturan. Jika ini terjadi, segera ganti ban.

READ  penjelasan dan pula apa rumusan dari analisis yang di ambil dari beraneka asal usul

5. Getaran berlebihan selama operasi

Getaran yang Anda rasakan saat mengemudi sebenarnya menunjukkan banyak hal, seperti peredam kejut yang mulai runtuh, roda tidak seimbang, atau kaki yang mulai kolaps. Getaran ini juga terlihat saat mengendarai jalan yang tidak rata di Saki Univen.

Namun, bagi mereka yang sering mengendarai mobil, perbedaan yang jelas dapat dibuat antara getaran alami dan getaran abnormal. Kondisi ban juga dapat menyebabkan getaran.

Ini biasanya disebabkan oleh getaran yang tidak normal karena kondisi ban yang salah di sisi gandar (keausan berlebih) selama balapan.

Solusinya adalah memutar frame terlebih dahulu, tetapi jika kondisi fisik ban tidak memadai (seperti yang ditunjukkan di atas), segera ganti.

Kiat memilih ban terbaik untuk mobil Anda

Ada banyak jenis dan merek ban yang banyak dijual di pasaran. Memilih ban yang tepat harus sesuai dengan kebutuhan kendaraan.

Saat menggunakan di daerah perkotaan (jalan datar dan datar), gunakan ban dengan alur paralel. Ini memudahkan mobil untuk mempercepat

Jika Anda sering menggunakan mobil Anda di jalan (atas, bawah, atau di pegunungan), gunakan ban parit samping atau V. Ini meningkatkan cengkeraman ban di jalan.

Jika mobil Anda sering digunakan di jalan yang tidak rata, gunakan ban yang lebih tebal. Ini membuat ban lebih tahan terhadap benda tajam.

Saat mengganti roda, ganti wheelset (empat ban sekaligus), bahkan jika salah satu bannya dalam kondisi baik. Ini akan mempengaruhi stabilitas mobil. Penggunaan ban menggetarkan berbagai jenis mobil dan membuat berkendara tidak nyaman.