Cara Memilih Laptop Gaming Terbaik Sehari-hari

Kegiatan bermain game lewat laptop akan semakin maksimal apabila kita tahu bagaimana cara memilih laptop gaming terbaik. Kegiatan gaming ini tentu takkan lepas dari laptop gaming sebagai perangkat utamanya. Pemilihan laptop yang tepat akan membantu kita dalam merasakan pengalaman yang lebih memuaskan saat bermain game. Aneka tips terutama dibutuhkan karena laptop gaming sangat berbeda dibanding laptop yang biasa digunakan sehari-hari. Laptop gaming akan memiliki spesifikasi tinggi dan pastinya berbeda dibanding laptop biasa yang hanya digunakan untuk kebutuhan komputasi harian. Agar bisa didapat laptop gaming terbaik, berikut adalah beberapa tips yang bisa kita terapkan.

Cara memilih laptop gaming terbaik yang pertama adalah perhatikan prosesor yang digunakan. Prosesor ialah otak dari komputer tersebut. Laptop gaming dengan spesifikasi tinggi juga pasti akan dibekali prosesor yang mumpuni pula. Makin tinggi prosesor maka makin tinggi juga kualitas dari laptop tersebut. Jenis prosesor yang umum digunakan dalam laptop gaming serta menjadi baca selengkapnya ialah prosesor Intel ataupun AMD. Keduanya memiliki kelebihan serta kekurangannya masing-masing. Namun umumnya prosesor AMD akan lebih murah harganya dibanding prosesor Intel. Sementara prosesor Intel sendiri memiliki dua versi, yaitu U serta M.

 

Versi U adalah Ultra Low Voltage. Ini artinya, prosesor tersebut memiliki tekanan cukup rendah. Laptop yang menggunakan prosesor Intel berakhiran huruf U seringkali digunakan untuk rendering data atau hal-hal selain game. Clockspeed atau GHz pada prosesor versi U ini juga relatif kecil. Sementara prosesor Intel versi M adalah Mobile dan fungsinya sebagian besar untuk gaming. Performanya cukup bagus dan clockspeednya juga cukup besar. Sudah jelas bahwa cara memilih laptop gaming terbaik dari prosesor Intel adalah yang versinya M karena lebih cocok untuk gaming. Lebih tepatnya lagi, prosesor Intel yang disarankan untuk kebutuhan gaming ialah Intel Core i7. Untuk pilihan yang lebih terjangkau bisa digunakan Intel Core i5. Sementara untuk prosesor AMD, gunakan jenis A8 atau A10. Sementara untuk clockspeednya pilih yang minimal 2.5 GHz.