Info Terkini TPU di Jakarta Selatan

kuburan kosong di jakarta selatan

Jakarta selatan memiliki total 18 tempat pemakaman umum atau TPU yang kini mayoritas sudah penuh.

Dari 18 TPU di Jakarta Selatan, tersisa kurang dari 10 persen saja lahan makam yang masih kosong saat ini.

Ya, masalah lahan makam di Jakarta memang bukanlah masalah baru.

Namun hingga saat ini, tidak banyak penambahan atau perluasan area tempat pemakaman umum di Jakarta termasuk tidak ada pula di Jakarta Selatan.

Terbaru, hanya TPU Tanah Kusir saja yang memberikan perluasan berupa pengalihfungsian dari rawa menjadi tambahan area perluasan.

Dan area perluasan ini pun hanya untuk satu blok agama saja.

Lalu untuk tempat pemakaman umum lainnya, praktis hanya area lahan pemakaman yang sudah sejak dulu ada tanpa ada perluasan.

Sebenarnya, bukan karena pemerintah tidak mau memperluas area pemakaman.

Namun memang, lahan di Jakarta sangatlah susah untuk bisa memberikan tambahan lahan makam warga Jakarta.

Akibatnya, beberapa jalan pintas seperti sistem tumpang mau tidak mau harus dipilih.

Makam Kampung Kandang Masih Ada Lahan Kosong

Dari semua TPU di Jakarta Selatan, menyisakan TPU Kampung Kandang yang masih memiliki lahan makam kosong.

Hal ini bisa terjadi lantaran tempat pemakaman yang satu ini memang masih tergolong baru.

Namun, TPU Kampung Kandang yang memiliki luas 21 hektar ini pun bukan berarti bisa diandalkan terus menerus.

Wilayah Jakarta Selatan terlalu luas jika hanya mengandalkan satu TPU untuk jangka waktu yang tidak bisa ditentukan.

Ya, belum ada berita terbaru terkait adanya perluasan TPU lainnya yang sudah penuh apalagi berita tentang adanya pembangunan tempat pemakaman umum baru dari pemerintah daerah.

Pengelola TPU yang ada di Jakarta Selatan mengatakan bahwa ketersediaan lahan makam kosong di Jakarta Selatan tidak bisa bertahan lama.

Jika terus menerus angka kematian tidak menurun sedangkan lahan kosong tetap tidak ditambah, banyak warga yang meninggal sulit untuk dimakamkan di Ibu Kota.

Pilihannya hanya ada dua, dimakamkan di daerah lain seperti Sandiegohills  atau bahkan diluar kota Jakarta atau memilih sistem tumpang jika telah memiliki makam keluarga di suatu TPU.

Makam Fiktif di Beli Orang Berduit

Akhir-akhir ini, media terus memberitakan soal makam fiktif disejumlah TPU termasuk TPU di Jakarta Selatan.

Ya, makam fiktif ini merupakan makam yang didalamnya tidak ada isinya atau dengan kata lain belum ada orang yang meninggal namun sudah dibuatkan makam.

Beberapa orang memang sengaja memesan dan membuat makam walau tidak membutuhkan untuk dua hal.

Yang pertama, tentu saja untuk berjaga-jaga.

Banyak orang yang membeli lahan terlebih dahulu sebelum kehabisan agar supaya ketika ada keluarga yang meninggal tidak lagi kerepotan mencari lahan makam.

Cara ini walaupun masuk akal namun tetap tidak dibenarkan.

Jelas juga dalam aturan pemerintah daerah praktek seperti ini melanggar aturan.

Dan yang kedua, adanya orang yang sengaja membuat makam fiktif ini ternyata untuk bisnis dan bahkan disebut juga sebagai investasi.

Ya, makam yang dibuat saat ini bisa dijual belikan kepada orang yang membutuhkan lahan makam kosong.

Bisnis ini disebut-sebut sangat menguntungkan karena ketika orang benar-benar membutuhkan maka tidak akan pikir panjang dan akan membayar sejumlah uang yang cukup besar.

Dan mirisnya, dijadikan pula makam fiktif ini sebagai investasi lantaran harga pasar dari jual beli lahan makam ini terus naik.

Praktek curang seperti ini sudah tercium sejak lama oleh banyak pihak.

Dan pemerintah terus bergerak untuk membongkar ratusan makam fiktif diseluruh Jakarta.