Mainan Terbaik Versi Mama Bagian 2

originals.id – YULIA SAFITRI, mama dari Daryell Schuyler Edward Pangau (2,3) “Menurut saya, permainan balok dan sejenisnya, juga belajar tulis menulis bisa melatih motorik dan menambah pengetahuan bagi si anak.” Komentar Pakar: “Bermain menyusun balok dan mencocokkan aneka bentuk mestimulasi motorik halus. Namun, sebaiknya jangan diajarkan tulis menulis. Keterampilan tulis menulis dapat diajarkan ketika sudah memasuki usia prasekolah untuk mempersiapkan masuk sekolah dasar.”

Komentar Para Pakar Mainan Anak

YULIA RINI, mama dari Azhalea Raiqa Ayundya (2,6). “Permainan mengenal warna, bentuk, nama buah, hewan, alat transportasi, papan tulis magnet karena anak sudah mulai belajar menulis dan mewarnai. Saya juga memberikan pasel sederhana.” Komentar Pakar: “Mainan yang diberikan sudah bervariasi dan tepat untuk usianya. Jangan lupa untuk mengajak anak sesekali melihat bentuk aslinya. Menunjukkan langsung bentuk telepon, palu, kompor, dan berbagai benda lainnya yang kerap ditemui dalam kehidupan sehari-hari, misalnya. Khusus untuk belajar menulis, Mama sebaiknya jangan memaksa anak untuk menulis huruf tertentu, tapi cukup mulai mengenalkan alat tulis. Misal, cara memegang alat tulis.”

EKA ANGGIA RINI, mama dari Airin Almaira Wahyunissa (2) “Untuk Airin, saya belikan buku mewarnai, buku cerita penuh warna, lego, dan kertas kosong yang dijadikan media untuk melipat. Terakhir, pasel bongkar pasang. Terkadang boneka pun bisa menjadi media buat Airin bermain dan meningkatkan kemampuan motorik.” Komentar Pakar: “Buku cerita dapat menstimulasi imajinasi anak dan menambah kosakatanya. Melipat juga banyak manfaat, di antaranya dapat melatih anak untuk memahami instruksi, selain juga melatih motorik halusnya.”

TRIANA SARI(32), mama dari Danendra Naufal (2,4) “Mainan edukasi cocok untuk anak usia 1—3 tahun. Selain untuk bermain, juga sebagai sarana belajar dan bisa melatih motorik si kecil. Seperti: menara donat, dia bisa belajar berhitung, warna dan bentuk.” Komentar Pakar: “Bermain menara donat dapat menstimulasi keterampilan motorik halus anak. Anak juga dapat diajak mengenal warna dengan menyebutkan aneka warna dari donat ring tersebut. Dengan mengamati langsung, lambat laun anak akan mengenal warna. Agar anak sekaligus mengenal bentuk, sampaikan juga ke batita bila donat itu berbentuk bulat.”