Penyebab Keputihan yang Berlebih

Keputihan merupakan sebutan guna cairan yang terbit dari vagina. Sebagian besar perempuan memproduksi cairan vagina normal masing-masing harinya. Ciri-ciri keputihan yang normal atau keputihan fisiologis merupakan yang berwarna bening atau putih, dan disertai tidak banyak bau atau tanpa bau sama sekali.

Keputihan adalahsuatu proses alami tubuh. Keputihan normal dapat mengayomi dari kekeringan vagina, menyerahkan lubrikasi saat bersangkutan seksual, serta menolong mencegah infeksi vagina dan infeksi drainase kemih.

Ada pelbagai penyebab keputihan yang berlebihan. Kondisi tersebut dapat terjadi ketika keputihan normal, maupun saat mengalami keputihan abnormal. obat herbal keputihan

1. Keputihan normal atau fisiologis

Jumlah, konsistensi, dan warna dari keputihan bervariasi antar satu wanita dengan wanita lainnya. Haid, pemakaian kontrasepsi, dan menopause bisa memengaruhi cairan vagina. Keputihan atau cairan vagina jumlahnya bisa menjadi lebih tidak sedikit saat masa subur, hamil, menyusui, termasuk ketika wanita terangsang secara seksual. Sedangkan kebalikannya, ketika menopause cairan vagina bakal menjadi lebih tidak banyak sehingga bisa terjadi kekeringan di vagina.

Sebagian besar wanita merasakan keputihan berlebihan ketika masa subur. Hal itu normal terjadi sebab perubahan hormonal tubuh yang diprovokasi oleh hormon estrogen dan progesteron. Berikut penjelasan tentang cairan vagina ketika siklus menstruasi:obat herbal keputihan

– Hari 1-5: ketika haid tidak banyak sekali keputihan yang barangkali muncul.

– Hari 6-8: jumlah hormon estrogen di dalam tubuh menurun, sampai-sampai cairan menjadi lebih kental, berwarna putih, dan bisa pula masih disertai tidak banyak darah saldo haid.

– Hari 9-12: mengarah ke masa subur, jumlah estrogen di dalam tubuh meningkat. Tekstur cairan vagina menjadi creamy laksana losion dan jumlahnya pun meningkat banyak.

– Hari 13-14: ovulasi atau masa subur. Cairan vagina yang terbit akan serupa dengan putih telur, yakni jernih, licin, lengket, dan banyak. Hal ini untuk menolong memudahkan sperma bertemu dengan sel telur.

– Hari 15-28: hormon progesteron meningkat. Cairan berubah menjadi kental dan semakin lama bakal semakin sedikit sampai perlahan menghilang.

Namun, perlu dikenang jika hanya diakibatkan oleh masa subur, maka keputihan tidak bakal disertai keluhan laksana bau yang tidak enak, evolusi warna, ataupun rasa gatal.

2. Keputihan abnormal

Meski pada dasarnya keputihan ialah hal yang normal, tetapi pada sejumlah kondisi keputihan bisa menjadi pertanda adanya gangguan atau infeksi (keputihan patologis). Keputihan yang berlebihan, berubah warna atau konsistensi, disertai bau tidak enak, gatal, nyeri panggul, nyeri saat bersangkutan seksual, ataupun nyeri ketika buang air kecil adalahpertanda adanya infeksi atau gangguan kesehatan lainnya. Jika ini terjadi, Anda mesti segera berkonsultasi ke dokter spesialis kandungan supaya dapat diserahkan penanganan yang tepat.

Di bawah ini ialah beberapa penyebab keputihan yang berlebihan ketika terjadi situasi keputihan abnormal:

● Infeksi menular seksual

Keputihan yang berlebihan dapat diakibatkan oleh infeksi gonore atau klamidia. Infeksi ini terjadi dampak melakukan seks tanpa pengaman dengan pasangan yang terinfeksi, terutama andai ada riwayat tidak jarang berganti pasangan seksual. Gejalanya merupakan keputihan berlebihan yang disertai bau amis atau menyengat, serta gatal dan rasa terbakar di vagina. Infeksi ini memerlukan pengobatan antibiotik.

● Infeksi jamur

Pertumbuhan jamur di vagina dapat mengakibatkan infeksi jamur dengan fenomena keputihan berwarna putih susu yang berlebihan, serta bergumpal-gumpal. Infeksi ini memerlukan pengobatan antijamur.

● Penggunaan AKDR

Alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) adalahalat kontrasepsi yang langsung dimasukkan ke dalam rahim. Terkadang, pemakaian AKDR dapat mengakibatkan keputihan berlebihan. Hal ini diakibatkan respons tubuh terhadap benda asing. Selama keputihan tidak disertai bau, evolusi warna, nyeri panggul atau gatal, kita tak butuh khawatir.

● Alergi

Penggunaan sabun pembersih vagina, pelumas, kondom dan beda sebagainya dapat mengakibatkan alergi pada beberapa wanita. Jika Anda merasakan alergi pada vagina, maka dapat hadir pula keputihan berlebihan sebagai respons dari tubuh. Oleh karena itu, hentikan pemakaian alat-alat itu bila terdapat tanda alergi dan segera periksakan ke dokter.

Jika Anda merasakan keputihan yang berlebihan, tidak boleh langsung panik sebab pada dasarnya ini ialah hal yang normal terjadi. Namun, andai keputihan berlebihan ini disertai dengan evolusi warna dan konsistensi, bau, gatal atau rasa terbakar, dan nyeri, segera kunjungi dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat dan sesuai. Sebagai pencegahan, jagalah kesucian vagina dengan memakai pakaian dalam berbahan katun, serta membersihkannya dari arah depan ke belakang.